Tips Mengirim Lamaran Lewat Job Portal Pabrik (Jobstreet, Indeed, dll.)
Praktis banget kan? Cuma butuh satu akun, kita bisa "nembak" puluhan lamaran dalam sehari. Tapi, saking mudahnya, kadang kita jadi asal klik "Lamar Sekarang" tanpa strategi. Hasilnya? Lamaran kita seringkali tenggelam di antara ribuan pelamar lain, seolah masuk ke lubang hitam tak berbalas.
Eits, jangan pesimis dulu! Menggunakan job portal itu ada seninya. Anggap saja profilmu di sana adalah etalase tokomu. Kalau etalasenya menarik, HRD pasti akan mampir. Nah, kali ini Minpab mau kasih bocoran tips jitu biar "etalase"-mu itu paling bersinar dan dilirik oleh para rekruter. Yuk, simak!
Profil Job Portal = CV Keduamu!
Ini adalah hal yang paling sering disepelekan. Banyak yang berpikir, "Ah, yang penting kan CV yang di-upload." Ini keliru besar!
Faktanya, banyak HRD yang melihat ringkasan profilmu di job portal terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengunduh CV-mu. Sistem di job portal juga akan merekomendasikan profilmu ke HRD berdasarkan kelengkapan dan kata kunci yang kamu isi. Jadi, kalau profilmu kosong atau diisi asal-asalan, sama saja kamu menyabotase usahamu sendiri.
7 Tips Jitu Mengirim Lamaran Lewat Job Portal
Agar lamaranmu tidak hanya numpang lewat, yuk terapkan 7 strategi ampuh ini!
-
Lengkapi Profilmu Sampai 100%!
Jangan malas! Job portal biasanya punya indikator kelengkapan profil (profile completion). Usahakan bar-nya penuh sampai 100%. Isi semua kolom yang tersedia: ringkasan diri, riwayat pendidikan, pengalaman kerja (termasuk PKL), keahlian (skills), hingga sertifikat. Semakin lengkap datamu, semakin tinggi peringkat profilmu di mata sistem dan HRD.
-
Pasang Foto Profil Profesional, Bukan Foto Gaul
Profilmu di job portal adalah representasi profesional dirimu. Gunakan pas foto formal yang sama dengan yang ada di CV-mu. Kemeja rapi, latar belakang polos, dan ekspresi yang netral. Hindari foto selfie, foto liburan, atau foto yang diedit berlebihan.
-
Gunakan Kata Kunci (Keywords) yang Relevan
HRD sering mencari kandidat menggunakan kata kunci tertentu. Pikirkan, kira-kira kata apa yang akan mereka ketik untuk mencari orang sepertimu? Masukkan kata kunci ini di bagian "Ringkasan" dan "Keahlian".
Contoh keywords untuk pabrik: Operator Produksi, Quality Control (QC), Mesin CNC, Forklift, Gudang, 5R, K3, Manufaktur, ISO 9001. -
Tulis Ringkasan Profil (Summary) yang "Menjual"
Kolom "Tentang Saya" atau "Ringkasan" adalah kesempatan emas untuk mempromosikan dirimu dalam beberapa kalimat. Jangan dikosongkan! Tulis ringkasan singkat yang menjelaskan siapa kamu, latar belakang pendidikanmu, dan apa tujuan karirmu. Mirip seperti bagian "Tentang Saya" di CV.
-
Perbarui Profil dan CV Secara Berkala
Meskipun kamu sedang tidak aktif mencari kerja, biasakan untuk memperbarui profilmu setidaknya beberapa bulan sekali. Profil yang baru diperbarui seringkali dianggap lebih relevan oleh algoritma job portal. Pastikan juga CV yang kamu unggah adalah versi yang paling baru.
-
Manfaatkan Fitur Notifikasi Lowongan
Aktifkan fitur notifikasi atau "Job Alert". Atur preferensimu (misalnya, posisi "Operator Produksi" di area "Cikarang"). Dengan begitu, setiap ada lowongan baru yang sesuai, kamu akan jadi salah satu yang pertama tahu lewat email.
-
Cek Inbox Job Portal dan Email Secara Rutin
Beberapa HRD akan mengirim pesan atau undangan tes langsung melalui sistem pesan di dalam job portal, bukan hanya lewat email. Jadi, setelah melamar, jangan lupakan akunmu. Cek inbox di portal dan emailmu setiap hari agar tidak ketinggalan informasi penting.
FAQ - Yang Sering Bikin Bingung di Job Portal
- Min, lebih baik pakai "Lamar Cepat" (Easy Apply) atau isi form manual?
- "Lamar Cepat" memang praktis. Tapi jika ada pilihan untuk diarahkan ke website resmi perusahaan untuk mengisi formulir yang lebih detail, itu seringkali lebih baik. Ini menunjukkan usahamu lebih. Namun, jika hanya ada "Lamar Cepat", pastikan profilmu sudah 100% lengkap karena itulah data yang akan dikirimkan.
- Apakah saya perlu punya akun di semua job portal?
- Tidak harus. Fokus saja pada 2-3 portal terbesar dan paling populer (seperti Jobstreet dan Indeed) dan optimalkan profilmu di sana. Lebih baik punya 2 profil yang super lengkap daripada 5 profil yang setengah-setengah.
- Kenapa setelah melamar, statusnya "dilihat" tapi nggak ada kabar lagi?
- Status "dilihat" artinya HRD atau sistem sudah membuka lamaranmu. Jika tidak ada kabar, kemungkinannya ada banyak: kualifikasimu belum sesuai, ada kandidat lain yang lebih cocok, atau posisi tersebut ditunda. Jangan berkecil hati. Ini hal yang normal. Teruslah mencoba!
Menggunakan job portal secara strategis akan sangat meningkatkan peluangmu. Ingat, ini bukan cuma tentang kuantitas (berapa banyak kamu melamar), tapi tentang kualitas (seberapa siap dan lengkap profilmu).
Selamat berjuang di medan perang digital, Sobat Pabrik! Semoga usahamu segera membuahkan panggilan interview, ya!